Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pariwisata di Bejiharjo Terus Diperkuat

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pariwisata di Bejiharjo Terus Diperkuat

Gunungkidul – Pemerintah Desa Bejiharjo, Karangmojo terus berusaha melakukan inovasi untuk mengembangkan sektor kepariwisataan di wilayah tersebut. Diharapkan dengan langkah ini dapat memberikan variasi pilihan destinasi dan jumlah kunjungan dapat ditingkatkan.

Kepala Desa Bejiharjo, Yanto mengatakan, inovasi untuk memperkuat sektor pariwisata dilakukan dengan beberapa program. Yakni, penguatan desa budaya dengan mendirikan kampung seni dan pelatihan Bahasa Jawa di Dusun Karang Lor, Pondok Bahasa untuk pelatihan Bahasa Inggris di Dusun Bulu serta museum barang antik di Sokoliman.

Menurut Yanto, keberadaan pusat pelatihan dan museum sebagai upaya mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan yang berkunjung. Diharapkan dengan fasilitas-fasilitas itu maka kompetensi warga dapat meningkat sehingga dapat memberikan layanan terbaik bagi para pengunjung.

“Program ini kami namankan desa inovasi budaya. Harapannya program ini dapat mendukung pengembangan pariwisata di Bejiharjo,” kata Yanto.

Dia menjelaskan, untuk pengembangan desa inovasi budaya, pemdes tidak sendirian. Pasalnya, di dalam pengembangan juga melibatkan partisipasi dari warga masyarakat di Bejiharjo yang telah sukses, baik dari sisi karier maupun finansial untuk ikut membangun desa agar menjadi lebh baik lagi.

“Jadi pengembangan juga melibatkan partisipasi dari masyarakat,” tuturnya.

Yanto menambahkan, program yang dirintis ini diharapkan dapat memberikan dampak yang baik terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Tujuan utamanya memang untuk meningkatkan kesejahteraan,” katanya lagi.

Kepala Bagian Perencanaan, Pemdes Bejiharjo Wasimin menambahkan, selama ini pengembangan pariwisata di Bejiharjo didominasi keberadan obyek wisata Goa Pindul. Diharapkan dengan pengembangan ini, dapat memberikan variasi pilihan berwisata bagi pengunjung.

Dia mencontohkan, keberadan museum antik di Sokoliman memberikan warga yang berbeda karena di lokasi dipamerkan berbebagai koleksi barang-barang antik.

“Contoh lainnya pembangunan Kampung Seni di Karang Lor merupakan upaya menjadikan daerah itu sebagai pusat seni di Bejiharjo. Inti dari pengembangan adalah untuk memajukan desa serta memberikan dampak yang baik terhadap perkembagan sektor kepariwisataan yang dimiliki,” katanya.

Facebook Comments