Polda DIY Gelar Silaturahmi dan Bukber, Kapolda Ingatkan Jangan Sebar Berita Hoax

Polda DIY Gelar Silaturahmi dan Bukber, Kapolda Ingatkan Jangan Sebar Berita Hoax

Kepolisian Daerah (Polda) DI Yogyakarta menggelar Silaturahmi Dalam Rangka Buka Puasa dan Tarawih Bersama Keluarga Besar Polda DIY di halaman Mapolda DIY, Jalan Lingkar Utara Condongcatur Sleman, Rabu (29/5/2019).

Dalam silaturahmi dan buka puasa tersebut, diisi dengan tausyiah KH Saijan SAg MSi.

Silaturahmi yang bertemakan “Munajat di Bulan Suci Ramadhan 1440 H, Meningkatkan Harmoni Dalam Bingkai NKRI” ini dihadiri para Purnawirawan Polri yang tergabung dalam wadah Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Pejabat Utama Mapolda DIY, dan Komunitas Netizen Yogyakarta antara lain Info Cegatan Jogja (ICJ), Info Kecelakaan dan Kriminalitas Jogja (IKKJ), Info Kedaruratan dan Kebencanaan Jogja (IKKJ), dan Komunitas Berbagi Nasi.

Dalam silaturahmi tersebut, Kapolda DIY Irjen Pol Drs Ahmad Dofiri MSi, dan Wakapolda DIY Brigjen Pol Drs Bimo Anggoro Seno MH, memberikan bingkisan kepada Para Purnawirawan Polri yang secara simbolis diterima Kombes Purn Sunaryono, dan pemberian santunan kepada Anak Yatim Pondok Pesantren Putra Tahfidzul Quran Dzikrul Qolbi Ngrandu Salamrejo Sentolo Kulonprogo, dan Panti Asuhan Putri Nur Ufia Sleman.

Kapolda DIY pun mengucap syukur karena gelaran Pemilu 2019 di DIY sudah terlaksana dengan lancar dan aman.

“Sebagaimana kita maklumi bersama, Polda DIY dan wilayah Yogyakarta itu sendiri dari Bawaslu (mengatakan) indeks kerawanan Pemilunya menempati urutan nomor dua setelah Papua Barat,” sambungnya saat memberi sambutan.

“Tetapi, berkat kesigapan seluruh anggota di lapangan (dan) bekerjasama dengan seluruh komponen masyarakat hal itu bisa kita atasi bersama. Sampai kemudian pelaksanaan pemilu hingga sampai dengan penghitungan di tingkat KPU provinsi berjalan dengan baik dan lancar,” terangnya menambahkan.

Kapolda menjelaskan sebagaimana disaksikan bersama melalui media televisi terutama di media sosial, terjadi beberapa dinamika yang berkembang terus terutama yang terjadi di Jakarta.

“Kita sungguh prihatin. Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini saya ingin menginformasikan bahwa apa yang terjadi di Jakarta terjadinya beberapa korban itu perlu dibedakan mana unjuk rasa yang sifatnya damai dan mana yang perusuh atau pihak ketiga yang menunggangi,” tegasnya.

Kapolda berharap agar kita semua harus bisa memilah milah informasi mana yang benar dan yang tidak benar.

“Jangan sampai kita termakan omongan di media sosial seolah-olah Polri (melakukan tindakan) biadab sekali. Yang terjadi (di lapangan) tidak seperti itu. Malah sebaliknya, anggota kita (menjalankan tugas pengamanan) dengan sabar,” ujarnya.

“Jadi kalau ada isu Polri menggunakan peluru tajam itu bohong dan atau nol besar. Jangan percaya isu yang beredar di media sosial. Jadi sekali lagi di kesempatan yang baik ini saya sampaikan tolong berita-berita hoax yang beredar di media sosial harap jangan disebarluaskan,” harapnya lagi.

Kapolda juga berharap agar di bulan Ramadan yang penuh dengan berkah dan Maghfiroh dari Allah SWT ini kita mampu menjalaninya dengan khusyuk hingga nanti tiba saatnya selesai akhir Ramadan.

“Mudah-mudahan kita menjadi orang yang beriman dan bertakwa serta ditingkatkan ketakwaannya oleh Allah SWT,” harap Kapolda mengakhiri sambutan.

Facebook Comments