Pesan JK Buat Generasi Muda: Semangat, Iptek dan Kedamaian

Pesan JK Buat Generasi Muda: Semangat, Iptek dan Kedamaian

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut tiga hal yang bisa membuat bangsa menjadi maju. Yakni semangat, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dan kedamaian.

“Suatu bangsa yang maju setidaknya punya 3 hal. Pertama semangat, kedua Iptek, dan ketiga kedamaian. Hanya ketiga inilah bangsa akan maju,” kata JK saat orasi ilmiah di acara wisuda Universitas Al-Azhar Indonesia yang ke-17 di Auditorium Gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2017).

JK mengatakan, jika seseorang memiliki semangat, namun tanpa ilmu maka dia akan ‘tersendat’. Begitu juga sebaliknya, jika memiliki ilmu pengetahuan tanpa ada semangat jadi akan sulit berkembang.

“Tapi semua pun tanpa kedamaian kita tak bisa berbuat apa-apa seperti terjadi di Timur Tengah, menimbulkan kehancuran negara tidak ada kedamaian. Tiga hal ini penting kita miliki,” kata JK.

JK mengatakan, banyak negara yang tidak memiliki kekayaan alam. Namun masyarakatnya semangat untuk mengembangkan Iptek, sehingga membuat negaranya maju.

“Semangat Iptek seperti Korea dan Jepang itu jauh maju dari kita,” katanya.

JK berpesan kepada mahasiswa dan alumni Universitas Al-Azhar Indoneisa agar memiliki semangat, Iptek dan kedamaian. Selain itu, JK juga mengingatkan agar kreatifitas dan inovasi.

“Enterprising bisa tumbuh dari inovasi dan kreativitas. Dari inovasi dan kreatifitas bisa ciptakan kedamaian. Apapun akan hancur jita suatu bangsa tidak ada kedamaian,” kata JK.

“Sekaya apapun bisa habis kalau bangsa tak bersatu dan tak berdamai. Itu harapan kita pada generasi muda, generasi Z, sehingga dapat menguasai menggunakan ilmu sebaik-baiknya,” tambah JK.

JK menambahkan, yang dibutuhkan negara saat ini adalah kemakmuran, kemajuan dan kesejahteraan. Hal itu hanya bisa diperoleh dari teknologi, dan pendidikan.

“Ujungnya adalah pendidikan jadi dasar utama suatu nilai tambah kesejahteraan suatu bangsa. Ilmu punya berbagai cabang. Pergunakanlah itu sesuai sifatnya. Ilmu sosial mengajarkan kita bagaimana mengelola tatanan masyarakat. Ilmu ekonomi mengajarkan kita bagaimana efisiensi memperdayakan sumber daya masyarakat. Teknologi mengajarkan bagaimana kita memberi nilai tambah untuk ilmu,” jelasnya.

Facebook Comments