Pemerintah Wujudkan Penerbangan Murah

Pemerintah Wujudkan Penerbangan Murah

MULAI hari ini, masyarakat sudah menikmati harga tiket pesawat maskapai berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) dengan potongan 50% dari tarif batas atas setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 10.00-14.00 waktu bandara setempat.

Demikian pernyataan Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono, dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin.

“Pertama, pemerintah betul-betul mewujudkan komitmen menyediakan penerbangan murah. Kedua, ini juga keberpihakan pelaku industri terkait,” kata Susiwijono.

Maskapai Citilink menyediakan 62 penerbangan dengan harga tiket murah dan Lion Air menyiapkan 146 penerbangan.

Untuk distribusi tiket, lanjut Susiwijono, pihaknya menyerahkan kepada maskapai masing-masing. “Distribusi penjualan tiket, apakah melalui online, travel agent, atau maskapai. Kami serahkan kepada setiap maskapai,” ujar Susiwijono.

Dia memberikan ilustrasi terkait pemotongan harga tiket pesawat LCC. Jika harga tiket untuk jadwal dan rute penerbangan tertentu sebesar Rp850 ribu, dengan potongan 50% akan menjadi Rp425 ribu.

“Pemerintah menyiapkan skema fiskal, yaitu tidak memungut pajak pertambahan nilai untuk impor alat angkut tertentu. Bapak Presiden sudah setuju. Peraturan itu akan dirilis dalam satu atau dua hari ke depan,” ujar Susiwijono.

Susiwijono menambahkan, penurunan harga tiket pesawat LCC domestik bisa berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2019 sebesar 5,07%. “Harga tiket tinggi tidak berkontribusi ke inflasi. Penurunan jumlah penumpang justru menghambat pertumbuhan ekonomi.”

Kepala BPS Suhariyanto pun menilai bahwa penurunan harga tiket pesawat LCC domestik bisa menekan inflasi. “Dengan adanya diskon tiket LCC di hari dan jam tertentu, kami harap bisa menarik (inflasi) ke bawah. Saat ada penurunan tarif batas atas sudah menyumbangkan deflasi 0,04%. Implementasi harga tiket murah untuk LCC ke depan bisa menekan tingkat inflasi.”

Facebook Comments