Pelaku UMKM Bawa Budaya Indonesia ke Pasar Internasional

Pelaku UMKM Bawa Budaya Indonesia ke Pasar Internasional

SEBANYAK 370 UMKM binaan Bank Indonesia (BI) memamerkan produknya di Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019. Salah satu pelaku UMKM binaan BI yang sukses membagikan kisahnya pada talkshow bertajuk ‘UMKM Menembus Pasar Internasional’.

Teuku Dhahrul Bawadi, pemuda asal Aceh yang juga pemilik dari Bawadi Coffee telah merintis usahanya dari 2014 silam. Dhahrul mengungkapkan dirinya melihat potensi yang besar pada komoditas kopi di Aceh.

Hal tersebut yang membawanya untuk mulai memproduksi kopi arabica gayo pada 2014 dan mulai memasarkannya di Malaysia dan Singapura. Selang berjalan, dia memutuskan untuk bergabung menjadi UMKM binaan BI pada 2017.

“Dari 2017 bergabung ke dalam UMKM BI, peningkatan produk sangat signifikan. 2016 baru sekitar 4 ton. Setelah dibina BI 10 ton sampai 12 ton per tahun,” katanya.

Dhahrul menceritakan, dengan bergabung dengan UMKM binaan BI, dia diberikan banyak pengarahan terkait pengelolaan bisnis, administrasi, hingga strategi pemasaran.

Hal yang sama dikisahkan oleh pengrajin kain asal Baduy, Amir. Dirinya mengungkapkan sejak 2014 mulai bergabung menjadi UMKM binaan BI, dan berhasil mengembangkan bisnisnya hingga ke ranah internasional.

“Dengan adanya KKI, jadi bisa menjalin relasi dengan fashion designer. Produk dari kain lurik khas Banten ini akan diperagakan di Australia minggu depan,” ujarnya.

Seperti diketahui, KKI merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Bank Indonesia sebagai wadah bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) potensial dari selruh Indonesia untuk memamerkan karyanya dan menjual kepada masyarakat luas.

KKI 2019 mengusung tema ‘Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui UMKM Go Export dan Go Digital‘. Acara tersebut akan berlangsung selama tiga hari, yakni dari 12 hingga 14 Juli 2019 bertempat di Exhibition Hall A, JCC, Senayan, Jakarta Pusat.

Facebook Comments