Pancasila Sebagai Pemikiran Bisa Jadi Pemersatu Bangsa

Pancasila Sebagai Pemikiran Bisa Jadi Pemersatu Bangsa

Bandung – Dengan anggapan akan meningkatnya kasus intoleransi di Indonesia, Jaringan Antar-Iman Indonesia (JAII) mengatakan kalau Pancasila dijadikan sebuah dasar pemikiran, maka cita-cita akan kerukunan antar umat dapat terwujud.

“Ada perbedaan dengan pancasila sebagai pemikiran dan sebagai doktrin. Bila kita memikirkan pancasila sebagai pemikiran saya pikir cita-cita untuk rukun kembali di semua golongan dapat terwujud,” ujar Elga Sarapung, Koordinator JAII, kepada wartawan pada Kamis (3/8/2017) di Hotel Yehezkiel, Bandung.

Penggunaan pancasila sebagai doktrin adalah sebuah contoh kurang baik untuk mempraktikan pancasila. Dirinya mencontohkan bagaimana pendidikan pancasila di Orde Baru.

Namun, ketika pancasila diamalkan sebagai sebuah pemikiran yang tidak dipaksakan, cita-cita akan Indonesia yang rukun dan bersatu bisa terwujud.

Di acara konferensi JAII yang kedelapan ini memang memiliki tema Memperteguh Indonesia sebagai Negara dan Bangsa yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dihadiri perwakilan dari berbagai golongan dari segala penjuru Indonesia termasuk Papua dan Aceh, acara ini sudah berjalan selama delapan tahun dengan harapan akan adanya hubungan yang baik antar umat beragama.

Berlangsung selama tiga hari 3-5 Agustus 2018, acara ini akan diisi oleh berbagai panelis dan pembicara yang kompeten di bidangnya.

Facebook Comments