Menggagalkan Pelantikan Presiden hadapi Rakyat !

Menggagalkan Pelantikan Presiden hadapi Rakyat !

Jakarta – Kelompok pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2014 lalu, Projo, memperingatkan bahwa pihak-pihak yang ingin menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 harus siap menghadapi perlawanan rakyat.

“Kami juga mengimbau kepada pihak-pihak yang ingin menggagalkan pelantikan harus siap menghadapi perlawanan dan kemarahan  rakyat,” kata Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, dalam keterangan tertulis.

Melanjutkan pernyataannya, Budi menulis, “Menggagalkan pelantikan pemimpin yang lahir dari proses demokrasi sama saja merampas suara rakyat dan menghancurkan demokrasi itu sendiri.”

Budi menyebut pelantikan Jokowi dan Ma’ruf Amin pada 20 Oktober nanti dimaknai sebagai perayaan mandat rakyat. Menurutnya, Jokowi adalah mandataris rakyat yang terpilih lewat pesta demokrasi lima tahunan.

“Kami yakin dengan energi dan tenaga rakyat. Kami yakin rakyat bersama Jokowi karena Jokowi ada di hati rakyat,” katanya.

Lebih lanjut, Budi menyambut baik usul Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang menyarankan pelantikan Jokowi-Ma’ruf digeser dari pagi menjadi sore hari pada 20 Oktober mendatang.

Menurutnya, menggeser waktu pelantikan untuk menghormati masyarakat yang ingin beribadah dan olahraga di pagi hari.

“Buat kami, usulan ini sangat baik dan bagus. Kami menghormati keputusan MPR. Presiden Jokowi kan sudah berkali-kali menegaskan beliau tunduk pada konstitusi dan aturan ketatanegaraan,” ucapnya.

Sebelumnya, Bamsoet menyatakan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih adalah momen sakral kenegaraan. Karena itu, dia mengimbau semua pihak termasuk mahasiswa tak menggelar demonstrasi saat hari pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

“Masih banyak waktu yang bisa diberikan untuk berunjuk rasa. Gedung parlemen terbuka bagi siapa saja untuk menyampaikan aspirasinya, tapi jangan di hari yang sakral itu karena melantik pemimpin kita lima tahun ke depan,” kata Bamsoet.

Bamsoet pun meminta doa masyarakat agar prosesi pelantikan yang digelar di Gedung MPR/DPR itu bisa berjalan dengan lancar.

Facebook Comments