HUT Lapas, Warga Binaan Main Gaple

HUT Lapas, Warga Binaan Main Gaple

GUNUNGKIDUL – Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-53 Lembaga Pemasyarakatan (La-pas) dilalui warga binaan dengan suka cita. Mereka mengikuti sejumlah perlombaan, salah satunya bermain kartu gaple.

Kepala Sub Seksi Pengelolaan Rutan Klas II B Wonosari Wahyu-di mengatakan lomba dilakukan rutin setiap tahun. Selain bermain gaple, warga binaan juga adu ke-terampilan dan kekompakan permainan bakiak serta gobak sodor. ”Untuk permainan gaple, ya sama seperti biasa tapi bukan judi. Jangan digrebek,” kelakar Wahyudi di sela kegiatan lomba dalam rutan kemarin (21/4).

Perlombaan melibatkan seluruh warga binaan. Mereka mengisi waktu luang dengan perlom-baan lain seperti, bola voli, futsal, tenis meja, badminton dan catur. ”Jumlah napi di rutan berjumlah 127 orang,” ujar Wahyudi.

Pantauan Radar Jogja, dalam permainan bakiak, sejumlah warga binaan nampak bersuka cita. Permainan yang bisa dip-astikan mengundang gelak tawa karena pesertanya jatuh bangun itu cukup menghibur.

Salah seorang napi Herman Aji Prayitno mengaku menik-mati hidup di dalam lembaga pemasyarakatan. Pria yang lebih dari satu tahun tinggal di dalam rutan tersebut dipercaya men-jadi koordinator perlombaan. ”Momen seperti ini akan selalu saya ingat. Jika sudah keluar dari lapas saya siap jika dilibat-kan dalam setiap acara dalam rutan,” kata Herman.

Sementara itu, Kepala Rutan Klas II B Wonosari, Edy Junaedi men-gatakan peringatan hari ulang tahun lapas sebelumnya juga ada kegiatan kegamaan. Kamis (20/4) dilakukan pemecahan rekor Muri khataman Quran. Warga binaan mendapatkan pembagian bacaan Quran sesuai juz yang sudah ditentukan. ”Kegiatan ter-sebut diikuti 85 warga binaan yang beragama Islam. Jadi pemecahan rekor Muri kemarin berlangsung di seluruh Indonesia secara se-rentak,” kata Edy Junaedi.

Selama tiga jam warga binaan tidak berhenti melantunkan ayat suci secara serentak. Se-mentara yang belum bisa mem-baca diminta mendengarkan.  ”Pemecahan rekor Muri disi-arkan langsung lewat sam-bungan internet,” ujar Edy Junaedi. (gun/iwa/ong)

Facebook Comments