Ada Reuni 212, Moeldoko: Jangan Banyak Buat Gerakan, Masyarakat Ingin Damai

Ada Reuni 212, Moeldoko: Jangan Banyak Buat Gerakan, Masyarakat Ingin Damai

Yogyakartanews.com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai saat ini tak perlu lagi gerakan-gerakan massa, seperti reuni 212. Menurut dia, masyarakat sudah menikmati kondisi dalam negeri sudah damai dan tenang.

“Imbauannya saya pikir semuanya berjalan baik saja lah. Kita semuanya sudah menikmati suasana seperti ini. Saya yakin kalau kita lihat masyarakat sekarang sudah happy, suasana tenang,” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat 22 November 2019.

Kalaupun reuni 212 tetap digelar, Moeldoko meminta agar dilaksanakan dengan damai tanpa ada tindakan-tindakan yang dapat memicu keributan. Dia menyebut masyarakat ingin menjalankan aktivitas tanpa ada hambatan.

“Harapan kita sudahlah, jangan terlalu banyak buat gerakan-gerakan. Toh, kita sudah paham, masyarakat semuanya sudah ingin damai, ingin bekerja dengan tenang,” ujar mantan Panglima TNI itu.

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, pihaknya telah mendengar adanya rencana reuni Akbar 212. Meski unjuk rasa demonstrasi menjadi hak warga negara, lanjut Argo, tetap ada aturan yang harus dipatuhi.

“Nanti kalau misalnya ada surat pemberitahuan ke kepolisian, nanti akan kita analisa,” jelas Argo di Bareskrim Polri.

Facebook Comments